Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

SQL Tutorial SQL 3 : Memahami Berbagai Macam Tipe Data...

Tutorial SQL 3 : Memahami Berbagai Macam Tipe Data SQL

-

Tak hanya contoh perintah SQL saja yang beraneka rupa bentuk dan kegunaannya. Ada banyak sekali tipe data SQL yang wajib untuk dipelajari jika Anda ingin mahir dalam menggunakan bahasa pemrograman database ini. Apa sajakah tipe-tipe data SQL tersebut?

Aneka tipe data SQL adalah elemen bawaan dari bahasa pemrograman ini untuk memudahkan proses penentuan data di kolom tabel data tertentu. Selain itu, data-data SQL juga bermanfaat untuk menjadikan proses penentuan dan pengolahan data menjadi lebih akurat. Anda dapat mengatur berbagai kolom dalam database untuk menyimpan data berupa angka saja, atau karakter saja, dan seterusnya.

Selanjutnya, berbagai tipe data SQL yang Anda tetapkan juga memungkinkan sistem SQL untuk mengidentifikasi cara berinteraksi terbaik dengan bagian data tersebut. Dengan begini, pengolahan data dapat berlangsung dengan baik.

Pada artikel seri belajar SQL pemula kali ini, kami akan mengajak Anda untuk melihat berbagai variasi tipe data SQL beserta contoh perintah SQL. Yuk kita langsung mulai pembahasannya!

Belajar SQL Pemula: Tipe Data SQL

bahasa-sql-3

SQL adalah bahasa pemrograman yang memiliki banyak jenis variasi data. Penyebab munculnya aneka ragam variasi tersebut muncul tak lain karena SQL adalah bahasa yang bisa diaplikasikan pada berbagai sistem database. Tentunya setiap database pun pastinya mempunyai perbedaan sintaks dan contoh perintah SQL yang berlaku. Jadi secara umum, SQL memuat berbagai jenis data yang bisa digunakan di mana-mana.

Sekarang, tugas Anda selaku programmer adalah rajin-rajin memeriksa kecocokan tipe data SQL dengan sistem dari database yang dipakai. Anda harus mengecek apakah dokumentasi database yang sedang dipakai mendukung tipe data yang hendak disetel ke dalamnya. Mengutamakan kecocokan tipe data dengan sistem database amat penting guna melancarkan pekerjaan pengelolaan data.

Kembali lagi pada pengenalan tipe data SQL. Setidaknya ada 5 konsep dasar yang harus Anda ketahui seputar data SQL, yaitu:

  • Tipe data membantu SQL lebih mudah berinteraksi dengan kolom data secara tepat.
  • Setiap kolom dalam database harus mempunyai tipe data dan nama data secara spesifik. Kedua unsur tersebut harus dibuat dan diselesaikan sebelum Anda bisa membuat sebuah tabel di database.
  • Sebuah tipe data berfungsi untuk mendeskripsikan jenis nilai yang dimuat dalam sebuah kolom data.
  • Sebuah tipe data di SQL bisa jadi tidak dapat bekerja atau memberi respon yang sama ketika dipakai di database yang berlainan, meskipun data SQL tersebut bernama sama.
  • Setiap jenis database mempunyai atau menggunakan definisi dan variasi data SQL yang berbeda.

Tipe Data SQL Secara Umum

Di bawah ini kami sajikan tabel yang memuat tipe-tipe data dalam SQL secara umum:

Di bawah ini kami sajikan tabel yang memuat tipe-tipe data dalam SQL secara umum:

Tipe Data Deskripsi
BINARY(n) Mencerminkan panjang-tetap data n. untuk data String biner.
CHARACTER VARYING(n) or VARCHAR(n) Karakter String. Panjang maksimum data adalah n. dari panjang variabel.
INTEGER(p) Presisi p. Tidak ada data desimal (integer numerica).
DOUBLE PRECISION Perkiraan numerik, presisi mantissa 16.
BINARY VARYING(n) or VARBINARY(n) Data String biner dengan panjang maksimum n. untuk panjang variabel.
BOOLEAN Menyimpan nilai FALSE atau TRUE data
TIMESTAMP Menyimpan nilai kedua dalam bentuk menit, jam, hari, bulan, tahun.
SMALLINT Presisi 5. Tidak ada data desimal (integer numerica).
NUMERIC(p,s) Sama seperti data DECIMAL. Bersifat tepat numerik, skala s., presisi p, skala s.
INTEGER Presisi 10. Tidak ada data desimal (integer numerica).
BIGINT Presisi 19. Tidak ada data desimal (integer numerica).
CHARACTER(n) Mencerminkan panjang-tetap data n. karakter String.
DECIMAL(p,s) Data numerik secara tepat atau pasti, skala s., presisi p, skala s. Contoh: desimal(6,2) adalah angka yang memiliki 4 digit sebelum desimal dan 3 digit setelah desimal.
FLOAT(p) Perkiraan numerik, presisi mantissa p. Argumen ukuran terdiri dari angka presisi minimum.
TIME Menyimpan nilai utama dalam bentuk detik, menit, dan jam.
FLOAT Perkiraan numerik, presisi mantissa 16.
XML Data XML digunakan untuk proses penyimpanan data
DATE Menyimpan data dalam bentuk nilai hari, bulan, dan tahun.
MULTISET Koleksi elemen yang tidak berurut dan merupakan panjang variabel.
INTERVAL Terdiri dari sejumlah bidang dalam bilangan bulat, mewakili periode waktu, tergantung pada tipe interval.
ARRAY Koleksi elemen yang berurut dan merupakan panjang set.

 

Artikel Terkait  Tutorial SQL 19 : Belajar Menggunakan Fungsi REPLACE SQL Lengkap dengan Contohnya

Referensi Pintas (Shortcut) untuk Mengakses Jenis-Jenis Data SQL

Anda telat melihat kumpulan tipe data dalam SQL. Selanjutnya pada tabel di bawah ini, terdapat beberapa nama tipe data yang paling populer digunakan di berbagai database. Anda bisa menjadikan data-data ini sebagai referensi pintas atau shortcut menghapal tipe data untuk mengelola database:

Tipe Data Access SQLServer Oracle MySQL PostgreSQL
float Number (single) Float
Real
Number Float Numeric
string (fixed) N/A Char Char Char Char
string (variable) Text (<256)
Memo (65k+)
Varchar Varchar
Varchar2
Varchar Varchar
integer Number (integer) Int Number Int
Integer
Int
Integer
currency Currency Money N/A N/A Money
boolean Yes/No Bit Byte N/A Boolean
binary object OLE Object Memo Binary (maks. 8K)
Varbinary (<8K)
Image (<2GB)
Long
Raw
Blob
Text
Binary
Varbinary

 

Artikel Terkait  Tutorial SQL 15 : Mengkombinasikan Antar Baris Tabel Menggunakan SQL Join

Kesimpulan Materi Tipe Data di SQL

Demikianlah pembahasan artikel belajar SQL pemula terkait aneka tipe data yang ada di SQL. Kumpulan materi di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Sebelum membuat tabel SQL, Anda harus menentukan tipe dan nama data untuk setiap kolom di database.
  • Tipe data berfungsi untuk mendeskripsikan jenis data yang disimpan dalam kolom tertentu di database.
  • Setiap database yang berbeda pasti akan menggunakan tipe data yang berbeda pula.
  • Cara kerja setiap data berbeda ketika dijalankan pada jenis database yang berbeda, meskipun nama data tersebut sama.
  • Tipe-tipe data memungkinkan sistem SQL untuk berinteraksi secara mudah dengan berbagai data yang dimuat dalam kolom.

Terima kasih sudah mengikuti artikel edisi kali ini seputar belajar SQL! Jangan lupa untuk mengikuti website Codekey supaya tidak ketinggalan lebih banyak artikel belajar bahasa pemrograman lainnya dari kami. Sampai jumpa lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial Dart 18 : Ayo Mulai, Pelajari Cara Install Flutter

Pada seri tutorial Dart kali ini, Codekey akan menampilkan hal yang sedikit berbeda, yaitu tentang aplikasi-aplikasi yang mendukung pemrograman...

Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk Pemula

Halo pembaca setia Codekey! Belajar pemrograman saat ini menjadi keharusan bagi semua orang yang ingin berkarir sebagai programmer, hal...

Tutorial Python 9 : Cara membuat perulangan (Looping) pada Python

Pada artikel sebelumnya, Codekey telah menjelaskan tentang Operasi Kondisional Python yang di dalamnya menyinggung tentang percabangan dan perulangan. Belajar...

Tutorial Python 8 : Langkah Mudah Membuat Operasi Kondisional pada Python

Pada pembahasan sebelumnya, Codekey telah menjelaskan kepada Anda tentang pengoperasian string pada Python mulai dari menggabungkan hingga memanipulasi string...

Tutorial PHP 8 : Memahami Array Multidimensi di PHP | Kapan dan Bagaimana Menggunakannya?

Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang array PHP serta membahas sedikit tentang array multidimensi PHP. Pada artikel kali...

Tutorial Swift 2 : Tahap Awal Persiapan dan Mengatur Lingkungan Kerja pada Swift

Setelah Anda mengenal bahasa pemrograman Swift 4, langkah selanjutnya adalah Anda perlu memulai pemrograman Swift 4 dengan cara install...

Tutorial Javascript 8 : Panduan Lengkap Cara Membuat Array di Javascript

Seperti bahasa pemrograman yang berorientasi objek lainnya, dalam JavaScript juga terdapat array. Jika Anda memiliki banyak objek yang ingin...

Tutorial Python 7 : Tutorial Dasar Cara Mengoperasikan String pada Python

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Tutorial Javascript 6 : Cara Membuat Event pada Javascript

Event JavaScript adalah tindakan atau proses khusus yang terjadi dalam program atau situs web yang akan Anda kembangkan. Anda...

Tutorial PHP 9 : Belajar Menggunakan Sort Array Berdasarkan Key dan Value

Array PHP sangat berguna untuk para developer untuk menyimpan data pada variabel. Anda dapat mengelompokkannya dengan membuat kategori tertentu...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya