Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

SQLTutorial SQL 46: SQL Insert Into Select Beserta Contohnya

Tutorial SQL 46: SQL Insert Into Select Beserta Contohnya

-

Last Updated on September 22, 2023 by

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengelola dan mengambil data dari database. Salah satu perintah SQL yang sering digunakan adalah “INSERT INTO SELECT,” yang memungkinkan kalian untuk menyalin data dari satu tabel dan memasukkannya ke dalam tabel lain. Dalam tutorial ini, kita akan menjelaskan cara menggunakan perintah SQL INSERT INTO SELECT beserta contohnya. Yuk simak!

Apa Itu Perintah SQL INSERT INTO SELECT?

Perintah SQL “INSERT INTO SELECT” digunakan untuk menyalin data dari satu tabel ke dalam tabel lain. Ini sangat berguna ketika kalian perlu menggandakan data dari satu tabel ke dalam tabel lain atau saat kalian ingin menggabungkan data dari beberapa tabel ke dalam satu tabel. Perintah ini mengambil data dari tabel sumber (disebut juga sebagai “tabel asal”) dan memasukkannya ke dalam tabel target.

sql insert into select

Images by Freepik

Sintaksis Perintah SQL INSERT INTO SELECT

Berikut adalah sintaksis umum dari perintah SQL “INSERT INTO SELECT”

INSERT INTO target_table (column1, column2, ...)

SELECT column1, column2, ...

FROM source_table

WHERE condition;
  • target_table: Nama tabel yang akan menjadi tujuan untuk data yang akan dimasukkan.
  • column1, column2, …: Kolom-kolom dalam tabel tujuan yang akan diisi dengan data.
  • source_table: Nama tabel sumber dari mana data akan diambil.
  • condition (opsional): Kondisi yang digunakan untuk memfilter data yang akan disalin.

Contoh Penggunaan SQL INSERT INTO SELECT

SQL INSERT INTO SELECT adalah perintah yang kuat dalam mengelola data dalam database. Yuk kita pahami bagaimana perintah ini dapat digunakan dalam situasi yang berbeda.

  • Menggandakan Data ke Tabel Baru
Artikel Terkait  Tutorial SQL 2 : Perintah SQL, Mengenal Penggunaan Syntax Dasar SQL

Misalkan kalian memiliki tabel “employees” yang berisi data karyawan dan kalian ingin membuat salinan semua data karyawan ke dalam tabel “employees_archive” sebagai tindakan pencadangan. Kalian dapat menggunakan perintah SQL INSERT INTO SELECT untuk melakukan ini.

INSERT INTO employees_archive (employee_id, first_name, last_name, hire_date)

SELECT employee_id, first_name, last_name, hire_date

FROM employees;

Dalam contoh ini kita menyalin semua kolom data karyawan (employee_id, first_name, last_name, dan hire_date) dari tabel “employees” ke dalam tabel “employees_archive.” Ini adalah cara efektif untuk membuat cadangan data kalian secara berkala.

  • Menggabungkan Data dari Beberapa Tabel

Kadang-kadang kalian mungkin memiliki data yang tersebar di beberapa tabel dan ingin menggabungkannya ke dalam satu tabel untuk analisis lebih lanjut. Misalnya kalian memiliki tabel “sales_2021” dan “sales_2022” yang berisi data penjualan untuk tahun yang berbeda. Kalian ingin menggabungkan data penjualan dari kedua tabel ini ke dalam satu tabel “total_sales” untuk analisis lintas tahun. Yuk lihat contohnya dibawah ini.

INSERT INTO total_sales (sales_date, product_id, amount)

SELECT sales_date, product_id, amount

FROM sales_2021

UNION ALL

SELECT sales_date, product_id, amount

FROM sales_2022;

Dalam contoh ini kita menggunakan perintah SQL UNION ALL untuk menggabungkan data dari kedua tabel “sales_2021” dan “sales_2022” berdasarkan kolom yang sesuai.

  • Menyalin Data dengan Kondisi

Kalian dapat menggunakan SQL INSERT INTO SELECT dengan klausa WHERE untuk menyalin data yang memenuhi kondisi tertentu. Misalkan kalian hanya ingin menyalin pelanggan yang memiliki total pembelian di atas $1,000 ke dalam tabel “loyal_customers”. Yuk lihat contohnya dibawah ini.

INSERT INTO loyal_customers (customer_id, customer_name, total_purchase)

SELECT customer_id, customer_name, total_purchase

FROM customers

WHERE total_purchase > 1000;

Dalam contoh ini hanya data pelanggan dengan total pembelian di atas $1,000 yang akan disalin ke dalam tabel “loyal_customers.”

  • Menyalin Data dengan Penggantian Nilai

Kalian dapat menggunakan SQL INSERT INTO SELECT dengan mengubah nilai tertentu saat menyalin data. Misalnya kalian ingin menyalin data pelanggan ke tabel “new_customers,” tetapi kalian ingin mengganti nilai di kolom “status” dari “Pending” menjadi “Active”.

INSERT INTO new_customers (customer_id, customer_name, email, status)

SELECT customer_id, customer_name, email, 'Active'

FROM customers

WHERE status = 'Pending';

Dalam contoh ini, kita mengganti nilai kolom “status” selama proses penyalinan data.

  • Penggunaan Agregasi Data
Artikel Terkait  Tutorial SQL 45: Mengenal SQL DROP TABLE dan Penggunaannya

Dalam beberapa situasi kalian mungkin ingin menggabungkan data dari beberapa baris menjadi satu baris saat menyalinnya. Misalnya kalian ingin membuat laporan total penjualan per produk dari tabel “sales”.

INSERT INTO product_sales_summary (product_id, total_sales)

SELECT product_id, SUM(amount)

FROM sales

GROUP BY product_id;

Dalam contoh ini kita menggabungkan data penjualan yang memiliki produk yang sama dan menghitung total penjualan untuk masing-masing produk.

Hal yang Perlu di Perhatikan Dalam SQL INSERT INTO SELECT

Ketika menggunakan perintah SQL INSERT INTO SELECT, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan bahwa operasi penyalinan data berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan kalian, yuk simak selengkapnya dibawah ini!

Kesesuaian Kolom

Pastikan kolom yang kalian pilih dalam perintah SELECT sesuai dengan kolom yang ada dalam tabel yang kalian masukkan dalam perintah INSERT INTO. Pastikan urutan kolom juga benar. Setiap kolom dalam perintah SELECT harus memiliki tipe data yang cocok dengan kolom yang sesuai dalam tabel tujuan.

sql insert into select

Images by Freepik

Kemungkinan Duplikasi

Perhatikan kemungkinan duplikasi data jika tidak ada kendala unik yang diterapkan pada tabel tujuan. Jika kalian tidak ingin menduplikasi data, pastikan untuk menerapkan kendala atau gunakan perintah INSERT INTO … ON DUPLICATE KEY UPDATE (untuk MySQL) atau perintah serupa yang sesuai dengan basis data yang kalian gunakan.

Kondisi WHERE (Opsional)

Jika kalian menggunakan klausa WHERE dalam perintah SELECT, pastikan kondisi tersebut sesuai dengan data yang ingin kalian salin. Kalian juga dapat menggunakan kondisi ini untuk memfilter data sebelum menyalinnya.

Grup dan Agregasi (Opsional)

Jika kalian menggunakan agregasi atau pengelompokan data dalam perintah SELECT, pastikan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Misalnya pastikan pengelompokan data dengan menggunakan GROUP BY sesuai dengan kebutuhan analisis kalian.

Kemungkinan Perubahan Data

Jika kalian mengubah data selama operasi penyalinan (misalnya mengganti nilai kolom), pastikan perubahan tersebut sesuai dengan tujuan kalian dan tidak akan menyebabkan kesalahan atau kerusakan data.

Artikel Terkait  Tutorial SQL 27: SQL AS, Cara Menggunakan Pernyataan AS (Alias)

Indeks dan Kinerja

Perhatikan kinerja operasi penyalinan data, terutama jika tabel memiliki banyak data. Pastikan tabel memiliki indeks yang sesuai untuk kolom yang digunakan dalam perintah SELECT dan pastikan operasi tersebut tidak memengaruhi kinerja basis data secara negatif.

Transaksi (Opsional)

Jika kalian menggunakan perintah ini dalam transaksi yang lebih kompleks, pastikan untuk mengelola transaksi dengan benar termasuk penggunaan COMMIT atau ROLLBACK jika diperlukan.

Kendali Kesalahan

Siapkan penanganan kesalahan yang memadai untuk mengatasi situasi di mana operasi penyalinan gagal. Ini bisa mencakup penggunaan blok TRY…CATCH dalam SQL Server atau penanganan kesalahan lainnya sesuai dengan basis data yang kalian gunakan.

Pembaruan Statistik

Setelah operasi penyalinan selesai pertimbangkan untuk memperbarui statistik tabel untuk memastikan query berjalan dengan baik pada data yang baru saja disalin.

Backup Data

Selalu disarankan untuk membuat cadangan data sebelum menjalankan operasi penyalinan besar-besaran untuk menghindari kehilangan data yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengelola dan mengambil data dari database. Salah satu perintah SQL yang berguna adalah “INSERT INTO SELECT,” yang memungkinkan kalian menyalin data dari satu tabel ke tabel lain.

Perintah SQL “INSERT INTO SELECT” digunakan untuk menyalin data dari satu tabel ke tabel lain. Ini bermanfaat untuk menggandakan data, menggabungkan data dari beberapa tabel atau menyalin data dengan kondisi atau perubahan tertentu.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat menggunakan perintah ini yaitu kesesuaian kolom, kemungkinan duplikasi data, kondisi WHERE (opsional), pengelompokan dan agregasi data (opsional), perubahan data, indeks dan kinerja, penggunaan transaksi (opsional), kendali kesalahan, pembaruan statistik dan pentingnya membuat cadangan data sebelum operasi penyalinan.

Temukan lebih banyak artikel seri belajar SQL maupun bahasa pemrograman lainnya hanya di CODEKEY. Klik https://codekey.id/ sekarang juga untuk langsung belajar gratis dan tak ketinggalan tutorial pemrograman menarik lainnya. Sampai bertemu lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial PHP 22 : Cara Membuat Redirect PHP dengan Cepat dan Mudah

Jika Anda melakukan browsing di browser kesayangan Anda, mungkin Anda pernah melihat link yang berisikan “php redirect” atau yang...

Tutorial PHP 23 : Cara Membuat Messages Alert PHP

Alert box atau alert messages digunakan di situs web untuk menampilkan pesan peringatan kepada pengguna bahwa mereka telah memasukkan...

Tutorial PHP 2 : Cara Install PHP, Langkah Awal Belajar PHP

PHP adalah bahasa pemrograman gratis dan open source. Secara teknis tidak perlu menginstal PHP: sebagian besar host web dan...

Tutorial Python 9 : Cara Membuat Looping Python

Pada artikel sebelumnya, Codekey telah menjelaskan tentang Operasi Kondisional Python yang di dalamnya menyinggung tentang percabangan dan perulangan. Belajar...

Tutorial HTML/CSS 23 : Cara Membuat Form Sederhana dengan HTML

Form memiliki peran yang sangat krusial bagi website atau aplikasi untuk menjaga sistem keamanannya. Form HTML digunakan untuk mengumpulkan...

Tutorial SQL 8 : Constraint SQL, Bagaimana Fungsi dan Penggunaannya?

Pada artikel sebelumnya Anda telah mempelajari tentang wildcard SQL, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang constraint SQL. Jika...

Tutorial Javascript 8 : Array Javascript, Panduan Lengkap Cara Membuatnya

Seperti bahasa pemrograman yang berorientasi objek lainnya, dalam JavaScript juga terdapat array. Jika Anda memiliki banyak objek yang ingin...

Tutorial SQL 20 : Mari Pelajari Cara Menggunakan Fungsi GROUP by SQL

Pada pembahasan seri Tutorial SQL ke- 20 ini, Codekey akan membahas tentang GROUP BY yang merupakan statement di dalam...

Tutorial Python 7 : Python String Format dan Cara Mudahnya

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Tutorial Python 8 : Langkah Mudah Membuat Operasi Kondisional pada Python

Pada pembahasan sebelumnya, Codekey telah menjelaskan kepada Anda tentang pengoperasian string pada Python mulai dari menggabungkan hingga memanipulasi string...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya