Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

Javascript Tutorial Javascript 2 : Tahap Awal Cara Mudah Menulis...

Tutorial Javascript 2 : Tahap Awal Cara Mudah Menulis Kode di Javascript

-

Kembali lagi di seri belajar Javascript bersama Codekey! Setelah di postingan sebelumnya Anda belajar Javascript terkait konsep-konsep dasarnya, kini kita akan melihat bagaimana cara menulis perintah dasar dan sintaksis di Javascript. Sebab untuk bisa lancar ngoding dengan bahasa pemrograman JavaScript, tentunya Anda harus mengetahui cara menulis kode perintah dasar Javascript terlebih dahulu.

Skrip HTML dan CSS sejatinya hanyalah kode. Namun, karena fungsi utama Javascript adalah untuk memberikan perintah ke browser alih-alih sekadar membuat tampilan statis, maka contoh-contoh kode Javascript yang Anda tulis biasa disebut sebagai “perintah dasar Javascript”.

Kalau sampai di sini Anda sudah tahu cara menulis kode HTML dan CSS, maka Anda harus mengingat poin penting ini: sintaks Javascript sangat berbeda dari bahasa pengembangan front-end lainnya. Banyak programmer pemula cenderung tidak berhati-hati saat menulis sintaks Javascript, atau secara tidak sengaja mencampuradukkannya dengan aturan coding lain.

Selain itu, Anda harus selalu berhati-hati dengan penggunaan titik koma ( ; ) pada sintaks Javascript. Tanda titik koma di Javascript bisa digunakan untuk memisahkan perintah, tapi sifatnya adalah opsional jika ada baris break yang mengikuti perintah tersebut.

Ingin tahu lebih banyak? Artikel belajar Javascript kali ini akan mendeskripsikan lengkap tentang tata cara menulis perintah-perintah dasar dan sintaksis Javascript untuk Anda disertai dengan berbagai contoh. Jadi, pastikan Anda menyimak isinya sampai tuntas supaya pemahaman Anda sempurna, ya!

Artikel Terkait  Tutorial Javascript 5 : Trik Mudah Menggunakan Fungsi pada Javascript

Belajar Javascript: Konsep Penting dalam Menulis Kode, Perintah dan Sintaksis

javascript 1

Tak sedikit programmer menemukan kesulitan dalam menulis perintah Javascript karena tidak betul-betul memahami konsep penulisan kode ketika belajar Javascript. Ada tiga poin konsep penting yang harus Anda ingat selalu selama belajar Javascript:

  • Kebanyakan bahasa pemrograman bekerja memberikan perintah kepada sistem komputer. Namun Javascript memberikan perintah kerja kepada web browser, bukan komputer.
  • Perintah dasar JavaScript biasanya disebut sebagai kode JavaScript.
  • Setiap perintah harus diakhiri oleh sebuah semicolon ( ; ). Tanda ini membantu menjadikan kode yang ditulis lebih mudah dibaca baik browser ataupun Anda selaku programmer.

Sistematika Program Javascript

Sebuah program biasanya mengandung banyak sintaksis atau pernyataan yang memberikan instruksi ke browser. Dalam program Javascript, setiap perintah akan dijalankan satu per satu secara runut berdasarkan urutan dari atas ke bawah.

Contoh kode Javascript adalah sebagai berikut. Dalam program singkat di bawah, di bagian awal terdapat tiga variabel yang dibuat. Kemudian, program menampilkan nilai untuk c.

var a = 5;
var b = 10;
var c = a + b;
document.getElementById("hasil").innerHTML = c;

Menulis “Clean Code” : Membuat Kode Javascript yang Baik dan Benar

Persis sebagaimana setiap bahasa pada umumnya yang mempunyai tata aturan atau grammar, ternyata Javascript juga mempunyai grammar-nya tersendiri, lho! Tata aturan Javascript adalah pedoman supaya Anda bisa menghasilkan clean code atau kode-kode pemrograman yang baik, benar dan bisa dijalankan dengan baik.

Aturan “grammar” Javascript mempengaruhi fungsi serta cara kode dijalankan, contohnya seperti aturan pembubuhan tanda titik koma di sintaksis Javascript. Namun pada prakteknya, tetap ada beberapa aturan tata bahasa Javascript yang tidak berpengaruh pada fungsionalitas sintaksis. Untuk aturan-aturan yang seperti ini, biasanya fungsi mereka hanya untuk menjadikan kode lebih rapi dan mudah dibaca.

Pada akhirnya, mempelajari aturan Javascript sangat penting supaya kode Anda bisa dijalankan pada sistem maupun dibaca oleh orang lain (clean code). Selanjutnya, kami akan memaparkan lebih rinci beberapa tata aturan penulisan Javascript disertai contoh untuk memperdalam pemahaman Anda:

Semicolons ( ; )

Dalam bahasa Javascript, tanda semicolon ( ; ) digunakan untuk memisahkan perintah-perintah yang ditulis. Contoh kode Javascript dengan semicolon adalah:

a = 5;
b = 10;
c = a + b;

Secara teknis, Anda bahkan bisa menulis perintah di baris yang sama semasih dipisahkan oleh tanda titik koma tersebut. Namun, Anda harus tetap menjaga kode tetap rapi dan berlatih menulis perintah Javascript yang berbeda dalam baris terpisah. Tujuannya supaya kode bisa lebih mudah dibaca dan dipahami. Contoh:

a = 5; b = 10; c = a + b;

White Spaces

Aturan berikutnya dalam Javascript adalah White Spaces. Aturan ini tidak akan memberikan perubahan fungsionalitas apapun pada proses eksekusi kode dan sistem browser. Namun, White Spaces akan membantu membuat kode lebih mudah dibaca oleh Anda maupun programmer lainnya yang mengembangkan project bersama Anda. Contoh:

var namaDepan = "Jason";
var namaBelakang="Putro";

Penggunaan White Spaces paling baik digunakan dalam sistem operasi atau perintah yang melibatkan simbol-simbol matematika seperti +, -, =, dan seterusnya. Dengan White Spaces, bentuk operasi yang ditulis dapat terlihat dengan lebih mudah dan jelas.

var c = a + b;

Panjang Baris dan Breaks

javascript 2

Terdapat kesepakatan tak tertulis serta pemahaman bersama di antara developer Javascript yakni untuk tidak membuat baris perintah yang terlalu panjang melebihi 80 karakter. Aturan ini penting guna menciptakan tingkat keterbacaan sintaksis Javascript yang baik.

Baris kode yang terlalu panjang biasanya sangat sulit untuk dibaca karena Anda harus terus menggulir layar ke samping. Oleh karena itu, Anda harus menghindari menulis baris kode yang panjang. Akan lebih baik untuk membagi kode (melakukan breaks) dan menempatkan bagian lanjutan dari kode sebelumnya pada baris yang baru. Contohnya:

var konten = "ini adalah Konten";
document.getElementById("contoh").innerHTML = "Halaman" 
  + konten;

Blok Kode Perintah

Perintah JavaScript dapat dikelompokkan dengan menggunakan kurung kurawal ({}). Ketika dikelompokkan, perintah-perintah tersebut akan membentuk blok kode. Blok kode ini dapat dijalankan bersama-sama seperti satu kesatuan perintah JavaScript. Salah satu bentuk kemunculan umum blok kode adalah “function” dari Javascript seperti pada contoh:

function myFunction() {      
  document.getElementById("nama-depan").innerHTML = "Jason";
  document.getElementById("nama-belakang").innerHTML = "Putro";  
}

Pemakaian Kata Kunci Javascript

Demi alasan mempermudah proses kerja, biasanya perintah-perintah Javascript dimulai dengan kata kunci tertentu. Setiap kata kunci bertugas untuk mendefinisikan tindakan yang harus dilakukan atau diproses oleh browser. Ingat, kata-kata kunci Javascript tidak bisa digunakan sebagai nama variabel. Sifatnya sudah mutlak dan tidak dapat diubah-ubah.

Berikut ini kami sajikan tabel lengkap berisi kumpulan kata kunci untuk perintah Javascript:

Kata Kunci Javascript Deskripsi / Kegunaan
continue Menghentikan loop dan memulainya lagi dari awal
break Menghentikan perintah loop
do … while Mengeksekusi blok kode dan loop yang memblokir kode dalam kondisi “true”
function Mendefinisikan sebuah fungsi
debugger Menghentikan Javascript yang tengah berjalan dan me-request fungsi debugging
if … else Memeriksa kondisi tertentu dalam sintaksis dan menjalankan blok kode jika kondisinya adalah “true”
for Mengulang blok kode selama kondisi yang ditentukan dalam sintaksis adalah “true”
var Mendeklarasikan suatu variabel dalam sintaksis Javascript
return Mengembalikan nilai yang ditentukan dan menghentikan fungsi saat ini yang sedang berjalan
try … catch Menentukan penanganan error untuk setiap blok kode
switch Mengatur beberapa blok kode yang akan dieksekusi oleh program. Pengaturan ini biasanya tergantung pada konteks dan kasus yang diimplementasikan dalam sintaksis.

Kesimpulan Belajar Javascript: Penulisan Sintaksis Perintah

Anda telah menyimak konsep dan tata aturan penulisan sintaksis pada Javascript. Pembahasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Anda harus sesering mungkin berlatih menulis kode-kode dan sintaksis Javascript yang mudah dibaca dan fungsional (clean code).
  • Perintah-perintah Javascript mempunyai aturan penulisan atau grammar khusus yang tidak bisa dicampuradukkan dengan aturan milik bahasa pemrograman lain.
  • Penggunaan kata kunci Javascript dalam penulisan aneka baris sintaksis perintah sangat penting demi mempermudah proses eksekusi program.

Demikianlah pembahasan artikel seri belajar Javascript kali ini, khususnya tentang penulisan sintaksis perintah. Selamat mencoba mempraktekkan ilmu yang baru Anda dapatkan di atas, ya!

Jangan lupa juga untuk mengikuti Codekey karena akan ada lebih banyak pembahasan belajar coding yang menanti untuk Anda simak. Sampai jumpa di artikel lainnya!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial Javascript 1 : Pengenalan Javascript untuk Pemula

Ada banyak sekali jenis bahasa pemrograman yang bisa Anda pelajari untuk menjadi seorang programmer profesional. Salah satunya adalah belajar...

Tutorial Javascript 2 : Tahap Awal Cara Mudah Menulis Kode di Javascript

Kembali lagi di seri belajar Javascript bersama Codekey! Setelah di postingan sebelumnya Anda belajar Javascript terkait konsep-konsep dasarnya, kini...

Tutorial HTML/CSS 3 : Pengenalan Elemen Dasar di HTML

HTML adalah bahasa Markup yang terdiri dari elemen dan tag. Artikel ini akan memberi penjelasan kepada Anda tentang elemen-elemen...

Tutorial Swift 2 : Tahap Awal Persiapan dan Mengatur Lingkungan Kerja pada Swift

Setelah Anda mengenal bahasa pemrograman Swift 4, langkah selanjutnya adalah Anda perlu memulai pemrograman Swift 4 dengan cara install...

Tutorial Javascript 3 : Belajar Menggunakan Operator pada Javascript

Tahukah Anda bahwa peranan operator Javascript sangat penting dalam pembuatan program memakai bahasa komputer ini? Mengingat komputer sejatinya adalah “kalkulator...

Tutorial HTML/CSS 1 : Pengenalan HTML untuk Pemula

Jika Anda seorang pemula dalam dunia coding dan ingin mengetahui atau belajar HTML dasar, maka artikel ini akan cocok...

Tutorial HTML/CSS 2 : Text Editor Terbaik untuk Belajar HTML

Belajar HTML belum lengkap rasanya jika belum membahas tentang text editor. Keberadaan text editor ini sangatlah penting, di mana...

Tutorial PHP 3: Belajar Menggunakan Variabel di PHP untuk Pemula

PHP merupakan bahasa pemrograman yang memiliki banyak variable. Belajar PHP tidak lengkap tanpa membahas variable PHP. Setelah Anda mempelajari dasar-dasar...

Tutorial Dart 3 : Belajar Menggunakan Syntax atau Perintah dasar Dart

Setelah mengatur lingkungan kerja serta instalasi Dart ke dalam sistem operasi yang kalian miliki, dalam pembuatan suatu program baik...

Tutorial SQL 3 : Memahami Berbagai Macam Tipe Data SQL

Tak hanya contoh perintah SQL saja yang beraneka rupa bentuk dan kegunaannya. Ada banyak sekali tipe data SQL yang...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya