Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

SwiftTutorial Swift 47: Memahami Swift Hashable dan Fungsinya

Tutorial Swift 47: Memahami Swift Hashable dan Fungsinya

-

Last Updated on January 13, 2024 by APPKEY-YOGI

Swift adalah bahasa pemrograman yang kuat dan ekspresif yang banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi iOS, macOS, watchOS dan tvOS. Dalam tutorial kali ini, kita akan menjelajahi konsep Swift yang penting dan sering digunakan yaitu Hashable. Yuk simak tentang Swift Hashable selengkapnya dibawah ini!

swift hashable, belajar swift

Apa Itu Hashable?

Hashable adalah protokol di Swift yang digunakan untuk menghasilkan nilai hash dari suatu tipe data. Hash adalah nilai numerik yang digunakan untuk mengidentifikasi unik suatu objek. Objek dengan nilai hash yang sama dianggap setara. Ini adalah konsep penting dalam berbagai aspek pemrograman, seperti penyimpanan data, pencarian dan struktur data seperti Set dan Dictionary.

Mari kita lihat contoh sederhana tentang bagaimana Hashable digunakan. Misalkan kita memiliki sebuah struktur yang mewakili buku:

struct Book {

    let title: String

    let author: String

}

Sekarang, jika kita ingin menggunakan buku sebagai kunci dalam Dictionary, kita perlu membuatnya Hashable. Itu berarti kita perlu memberikan implementasi untuk properti hashValue dan fungsi ==. Properti hashValue mengembalikan nilai hash unik berdasarkan properti buku, sementara fungsi == memeriksa kesetaraan antar buku.

extension Book: Hashable {

    var hashValue: Int {

        return title.hashValue ^ author.hashValue

    }

   

    static func ==(lhs: Book, rhs: Book) -> Bool {

        return lhs.title == rhs.title && lhs.author == rhs.author

    }

}

Sekarang, kita dapat menggunakan Book sebagai kunci dalam Dictionary.

var library: [Book: Int] = [:]

let book = Book(title: "Swift Programming", author: "John Smith")

library[book] = 1

Mengapa Hashable Penting?

Keberadaan swift hashable sangat penting karena memungkinkan kita untuk menggunakan tipe data yang kita buat sebagai kunci dalam struktur data yang berdasarkan hash seperti Set dan Dictionary. Ini memungkinkan kita untuk melakukan pencarian dan pengindeksan data dengan efisien.

Artikel Terkait  Tutorial Swift 25 : Memahami Swift Class untuk Pemrograman yang Lebih Mudah

Selain itu, swift hashable juga diperlukan saat kita ingin mengimplementasikan tipe data khusus yang dapat digunakan dalam set atau dictionary atau ketika kita bekerja dengan tipe data standar yang memerlukan kunci yang unik.

Kapan Kita Menggunakan Swift Hashable?

Kita menggunakan protokol Hashable dalam Swift pada beberapa situasi umum, yaitu:

Penggunaan dalam Koleksi yang Membutuhkan Hashing

Ketika kalian ingin menyimpan objek dalam koleksi seperti Set atau sebagai kunci dalam Dictionary. Kedua jenis koleksi ini menggunakan hash value untuk menyimpan dan mengambil data secara efisien.

Membandingkan Objek untuk Kesamaan

Untuk menentukan apakah dua objek adalah sama. Protokol Hashable memperluas Equatable, yang berarti setiap objek yang mengadopsi Hashable juga harus menyediakan implementasi untuk membandingkan kesamaan.

Performa Pencarian yang Efisien

Objek yang mengadopsi Hashable dapat memberikan peningkatan performa dalam pencarian karena hash value dapat digunakan untuk membandingkan objek dengan cepat.

Cache atau Penyimpanan Sementara

Ketika menggunakan objek sebagai kunci dalam cache atau struktur data sementara, di mana pencarian cepat dan penghindaran duplikasi merupakan hal penting.

Penggunaan dalam Algoritma atau Operasi yang Memanfaatkan Hashing

Misalnya, dalam algoritma yang memerlukan partisi cepat dari elemen atau dalam operasi yang mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik tertentu.

swift hashable, belajar swift

Fungsi Swift Hashable

Fungsi protokol Hashable dalam Swift adalah untuk memungkinkan sebuah tipe untuk di-hash, atau dengan kata lain, untuk dapat diwakili oleh nilai hash yang unik. Hal ini memungkinkan tipe yang mengadopsi Hashable untuk digunakan dalam berbagai cara yang memanfaatkan hashing, terutama dalam konteks koleksi seperti Set dan Dictionary.

Artikel Terkait  Tutorial Swift 23 : Apa itu Swift Inout Parameter?

Berikut adalah beberapa fungsi utama dari Hashable.

Mendukung Penggunaan dalam Set dan Dictionary

Objek yang mengadopsi Hashable dapat digunakan sebagai elemen dalam Set atau sebagai kunci dalam Dictionary. Ini memungkinkan pengelolaan dan akses data yang efisien berdasarkan nilai hash mereka.

Pemeriksaan Kesamaan yang Efisien

Hashable memperluas Equatable, yang berarti objek yang mengadopsi Hashable juga harus dapat dibandingkan untuk kesamaan. Ini memungkinkan pemeriksaan kesamaan yang lebih efisien, karena objek dengan hash value yang berbeda dapat langsung dianggap tidak sama.

Optimasi Performa

Ketika bekerja dengan kumpulan besar data, penggunaan tipe Hashable dapat meningkatkan performa. Operasi seperti pencarian, pengecekan keberadaan dan penambahan elemen menjadi lebih cepat karena memanfaatkan hash value.

Menghindari Duplikasi

Dalam konteks Set dan kunci Dictionary, nilai hash yang dihasilkan membantu dalam menghindari duplikasi, karena hanya satu instance dari setiap nilai unik yang disimpan.

Identifikasi Unik

Fungsi hash yang baik menyediakan cara untuk mengidentifikasi objek secara unik, yang berguna dalam situasi di mana identifikasi cepat dan akurat diperlukan, seperti dalam algoritma dan struktur data khusus.

Mempermudah Operasi Tertentu

Hashable memudahkan beberapa operasi pemrograman fungsional, seperti pengurangan dan pemetaan pada kumpulan elemen unik.

Kekurangan Swift Hashable

Meskipun protokol Hashable di Swift menawarkan banyak manfaat, terutama dalam hal efisiensi dan kenyamanan dalam menggunakan struktur data seperti Set dan Dictionary, terdapat beberapa kekurangan atau tantangan yang dapat muncul saat mengimplementasikannya. Berikut adalah diantaranya.

Kompleksitas Implementasi

Untuk tipe yang kompleks, mengimplementasikan fungsi hash(into:) yang efisien dan benar bisa menjadi tantangan. Kalian harus memastikan bahwa kombinasi properti yang di-hash menghasilkan distribusi nilai hash yang seragam untuk menghindari tabrakan hash yang sering.

Overhead Kinerja untuk Tipe Besar

Jika tipe yang mengimplementasikan Hashable memiliki banyak properti atau properti yang besar, proses hashing bisa menjadi intensif secara komputasi yang dapat memengaruhi kinerja.

Artikel Terkait  Tutorial Swift 35 : Pemrograman Swift Extensions [+7 Contoh]

Pemeliharaan Kode

Ketika properti dari tipe Hashable berubah, kalian perlu memperbarui implementasi hash(into:) untuk memastikan bahwa nilai hash yang dihasilkan masih valid dan efisien. Hal ini menambah beban pemeliharaan.

Kesalahan dalam Kesamaan dan Hashing

Jika hash(into:) tidak konsisten dengan metode == (dari Equatable), hal ini dapat menyebabkan perilaku yang tidak terduga dalam koleksi seperti Set atau Dictionary. Misalnya, dua objek yang seharusnya sama mungkin dianggap berbeda karena perbedaan nilai hash mereka.

Masalah Keamanan

Dalam konteks keamanan, penggunaan hash dapat rentan terhadap serangan jika hash value dapat diprediksi. Ini terutama penting dalam aplikasi yang sensitif terhadap aspek keamanan data.

Ketergantungan pada Equatable

Karena Hashable memperluas Equatable, kalian harus menyediakan implementasi untuk ==. Ini berarti tambahan kerja jika tipe kalian memiliki banyak properti atau properti yang kompleks.

Potensi Tabrakan Hash

Meskipun jarang, ada kemungkinan bahwa dua objek yang berbeda dapat menghasilkan nilai hash yang sama (tabrakan hash). Hal ini perlu diperhatikan, terutama dalam kasus penggunaan dengan jumlah data yang sangat besar.

Serialisasi dan Deserialisasi

Dalam konteks serialisasi, objek Hashable mungkin memerlukan pertimbangan khusus, terutama jika nilai hash disertakan dalam serialisasi dan perlu konsistensi lintas sesi atau platform.

Kesimpulan

Swift Hashable adalah protokol yang memungkinkan tipe data menghasilkan nilai hash unik, esensial untuk pengembangan aplikasi iOS, macOS, watchOS dan tvOS. Ini penting untuk identifikasi unik objek dan efisiensi dalam struktur data seperti Set dan Dictionary.

Implementasi Hashable melibatkan fungsi hashValue untuk nilai hash dan == untuk kesetaraan. Meskipun penting untuk pencarian dan penghindaran duplikasi, Hashable membawa tantangan seperti kompleksitas implementasi, overhead kinerja, pemeliharaan kode, isu keamanan dan potensi tabrakan hash. Namun, keuntungannya dalam pengelolaan data efisien tetap menjadikannya alat yang sangat berharga dalam Swift.

Temukan lebih banyak artikel seri belajar Swift maupun bahasa pemrograman lainnya hanya di CODEKEY. Klik https://codekey.id/ sekarang juga untuk langsung belajar gratis dan tak ketinggalan tutorial pemrograman menarik lainnya. Sampai bertemu lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial PHP 22 : Cara Membuat Redirect PHP dengan Cepat dan Mudah

Jika Anda melakukan browsing di browser kesayangan Anda, mungkin Anda pernah melihat link yang berisikan “php redirect” atau yang...

Tutorial PHP 23 : Cara Membuat Messages Alert PHP

Alert box atau alert messages digunakan di situs web untuk menampilkan pesan peringatan kepada pengguna bahwa mereka telah memasukkan...

Tutorial PHP 2 : Cara Install PHP, Langkah Awal Belajar PHP

PHP adalah bahasa pemrograman gratis dan open source. Secara teknis tidak perlu menginstal PHP: sebagian besar host web dan...

Tutorial Python 9 : Cara Membuat Looping Python

Pada artikel sebelumnya, Codekey telah menjelaskan tentang Operasi Kondisional Python yang di dalamnya menyinggung tentang percabangan dan perulangan. Belajar...

Tutorial HTML/CSS 23 : Cara Membuat Form Sederhana dengan HTML

Form memiliki peran yang sangat krusial bagi website atau aplikasi untuk menjaga sistem keamanannya. Form HTML digunakan untuk mengumpulkan...

Tutorial SQL 8 : Constraint SQL, Bagaimana Fungsi dan Penggunaannya?

Pada artikel sebelumnya Anda telah mempelajari tentang wildcard SQL, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang constraint SQL. Jika...

Tutorial Javascript 8 : Array Javascript, Panduan Lengkap Cara Membuatnya

Seperti bahasa pemrograman yang berorientasi objek lainnya, dalam JavaScript juga terdapat array. Jika Anda memiliki banyak objek yang ingin...

Tutorial SQL 20 : Mari Pelajari Cara Menggunakan Fungsi GROUP by SQL

Pada pembahasan seri Tutorial SQL ke- 20 ini, Codekey akan membahas tentang GROUP BY yang merupakan statement di dalam...

Tutorial Python 7 : Python String Format dan Cara Mudahnya

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Tutorial Python 8 : Langkah Mudah Membuat Operasi Kondisional pada Python

Pada pembahasan sebelumnya, Codekey telah menjelaskan kepada Anda tentang pengoperasian string pada Python mulai dari menggabungkan hingga memanipulasi string...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya