Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

HTML/CSS Tutorial HTML/CSS 17 : Mari mengenal Encoding Dalam HTML

Tutorial HTML/CSS 17 : Mari mengenal Encoding Dalam HTML

-

Artikel seri tutorial HTML/CSS sebelumnya telah membahas tentang formatting teks pada HTML. Kali ini kami akan membahas tentang Encoding HTML. URL Encoding mengubah karakter menjadi format yang dapat ditransmisikan melalui Internet. URL hanya dapat dikirim melalui Internet menggunakan set karakter dari ASCII. Karena sering berisi karakter di luar dari set karakter ASCII, URL harus diubah menjadi format ASCII yang valid.

Encoding URL menggantikan karakter ASCII yang tidak aman dengan “%” diikuti oleh dua digit heksadesimal. URL tidak boleh berisi spasi. Pengkodean atau encoding URL biasanya menggantikan spasi dengan tanda tambah atau plus (+) atau dengan %20. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang Encoding URL HTML.

Artikel Terkait  Tutorial HTML/CSS 5 : Belajar Cara Membuat Heading di HTML

Memahami Encoding HTML

encode-html

Kebutuhan akan pengkodean karakter muncul dari banyaknya pilihan karakter yang tersedia. Selain huruf Latin dan angka Arab yang biasa Anda gunakan, ada juga huruf asing, simbol matematika, dan karakter khusus lainnya. Namun, dokumen yang memiliki definisi encoding HTML berbeda dapat menampilkannya secara berbeda.

Teks yang ditafsirkan secara salah menyebabkan berbagai masalah:

  1. Pengguna tidak dapat membaca teks dengan benar
  2. Mesin pencari tidak dapat menemukan data
  3. Mesin tidak dapat memproses informasi

Semua karakter yang tersedia dikelompokkan ke dalam set tertentu disebut juga sebagai rangkaian karakter atau charsets for short. Dengan mendefinisikan pengkodean HTML, Anda membiarkan browser mengakses set tertentu dan menampilkan karakternya dengan benar. Sebagai contoh, orang Jepang bahkan memiliki istilah khusus untuk sekelompok karakter yang ditafsirkan dengan buruk – mojibake (文字化け).

ASCII: Charset Dasar

Encoding karakter HTML pertama dan paling sederhana disebut ASCII. Sebagian besar rangkaian karakter modern menggunakannya sebagai basis standar. American Standard Code for Information Interchange yang merupakan kepanjangan dari ASCII. ASCII telah dikembangkan dari kode telegraf pada awal 1960-an dan berisi 128 karakter, 95 di antaranya dapat dicetak:

  1. Lowercase Latin Letters (Huruf latin kecil)
  2. Uppercase Latin Letters (Huruf latin besar)
  3. Punctuation Symbol (Simbol tanda baca)
  4. Angka dari 0 hingga 9

Ada 33 karakter yang tidak dapat dicetak juga disebut karakter kontrol. Hal tersebut adalah simbol transparan  misalnya, yang memungkinkan pemisahan kata atau paragraf. Namun, saat ini popularitas ASCII turun karena Internet tumbuh semakin internasional. Hanya mendukung karakter Latin dengan cepat menjadi tidak cukup.

UTF-8 Opsi Terbaik Anda

Unicode adalah standar industri yang digunakan untuk konsistensi pengkodean karakter. Hal tersebut diterbitkan pada awal 1990-an dan memiliki beberapa rangkaian karakter, seperti UTF-8, UTF-16, dan UTF-32.

UTF-8 adalah singkatan dari Unicode Transformation Format 8-bit dan telah memegang gelar pengkodean karakter HTML paling populer sejak 2008. Pada 2019, lebih dari 90 persen dari semua situs web menggunakan UTF-8. Hal ini juga direkomendasikan untuk digunakan sebagai pengkodean karakter HTML default oleh World Web Consortium.

Ada beberapa alasan Anda harus menggunakan UTF-8:

  1. UTF-8 mendukung banyak bahasa.
  2. UTF-8 pun sepenuhnya kompatibel dengan ASCII.
  3. UTF-8 secara asli digunakan oleh XML.
  4. UTF-8 menggunakan lebih sedikit ruang daripada pengkodean Unicode lainnya.

Untuk mendeklarasikan UTF-8 sebagai pengkodean karakter HTML pilihan Anda, Anda harus menggunakan tag <meta> dengan atribut charset dan UTF-8 sebagai nilainya:

<meta charset=”UTF-8″>

Encoding HTML Alternatif

Anda dapat menemukan banyak pengkodean alternatif di Encoding Living Standard yang dibuat oleh Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG). Namun, kami sangat menyarankan Anda untuk tetap menggunakan UTF-8, karena rangkaian karakter lain berisi pilihan karakter yang lebih sedikit, dan itu dapat menyebabkan masalah dalam menampilkan situs web Anda.

Demikianlah penjelasan tentang Encoding HTML yang harus Anda ketahui. Kami membagikan beberapa tips untuk Anda yang saat bekerja dengan Encoding HTML.

  1. Tampilan yang tepat dari karakter Anda tidak hanya bergantung pada rangkaian karakter tetapi juga font yang dipilih: tidak semuanya memiliki versi untuk setiap karakter.
  2. Jika font yang Anda pilih tidak memiliki simbol yang Anda butuhkan, font tersebut akan mencari kecocokan di font lain atau menampilkan karakter lain (misalnya, tanda tanya).
  3. Jangan lupa bahwa Anda juga perlu menentukan pengkodean HTML saat menyimpan dokumen Anda.

Jika Anda ingin belajar tentang HTML/CSS, kunjungi seri artikel tutorial HTML/CSS di situs Codekey. Codekey menyediakan berbagai artikel tutorial, materi, pembahasan, tips, dan trik untuk Anda belajar HTML/CSS. Tidak hanya HTML/CSS, Codekey juga menyediakan bahasa pemrograman lainnya. Jangan lupa untuk dapatkan update terbaru dari Codekey.

 


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial Swift 2 : Tahap Awal Persiapan dan Mengatur Lingkungan Kerja pada Swift

Setelah Anda mengenal bahasa pemrograman Swift 4, langkah selanjutnya adalah Anda perlu memulai pemrograman Swift 4 dengan cara install...

Tutorial Javascript 1 : Pengenalan Javascript untuk Pemula

Ada banyak sekali jenis bahasa pemrograman yang bisa Anda pelajari untuk menjadi seorang programmer profesional. Salah satunya adalah belajar...

Tutorial Javascript 6 : Cara Membuat Event pada Javascript

Event JavaScript adalah tindakan atau proses khusus yang terjadi dalam program atau situs web yang akan Anda kembangkan. Anda...

Tutorial Javascript 2 : Tahap Awal Cara Mudah Menulis Kode di Javascript

Kembali lagi di seri belajar Javascript bersama Codekey! Setelah di postingan sebelumnya Anda belajar Javascript terkait konsep-konsep dasarnya, kini...

Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk Pemula

Halo pembaca setia Codekey! Belajar pemrograman saat ini menjadi keharusan bagi semua orang yang ingin berkarir sebagai programmer, hal...

Tutorial HTML/CSS 3 : Pengenalan Elemen Dasar di HTML

HTML adalah bahasa Markup yang terdiri dari elemen dan tag. Artikel ini akan memberi penjelasan kepada Anda tentang elemen-elemen...

Tutorial Dart 3 : Belajar Menggunakan Syntax atau Perintah dasar Dart

Setelah mengatur lingkungan kerja serta instalasi Dart ke dalam sistem operasi yang kalian miliki, dalam pembuatan suatu program baik...

Tutorial HTML/CSS 1 : Pengenalan HTML untuk Pemula

Jika Anda seorang pemula dalam dunia coding dan ingin mengetahui atau belajar HTML dasar, maka artikel ini akan cocok...

Tutorial Javascript 9 : Cepat dan Mudah Cara Mengurutkan Data Array di Javascript

Pada artikel sebelumnya Anda mungkin telah membaca dan mempelajari tentang Array di JavaScript. Pada artikel kali ini, kami akan...

Tutorial Python 7 : Tutorial Dasar Cara Mengoperasikan String pada Python

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya