Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

Dart Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk...

Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk Pemula

-

Halo pembaca setia Codekey! Belajar pemrograman saat ini menjadi keharusan bagi semua orang yang ingin berkarir sebagai programmer, hal yang sangat wajib untuk dilakukan ialah sebagai seorang programmer adalah mempelajari bahasa pemrograman itu sendiri. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas dan memperkenalkan bahasa pemrograman Dart. Yuk simak pembahasan dan mulai berkenalan dengan Dart!

Apa itu Dart?

apa-itu-dart

Apakah Anda masih merasa asing dengan salah satu bahas pemrograman yang satu ini? Dart adalah bahasa pemrograman open source yang dimana dapat dikembangkan oleh semua pihak dan bersifat gratis. Dart pada awalnya dikembangkan oleh Tim pengembang Google dan kemudian disetujui sebagai standar untuk Bahasa pemograman oleh ECMA (European Computer Manufacturers Association).

Dart merupakan bahasa pemrograman baru yang ditujukan untuk server serta browser. Diperkenalkan oleh Google, Dart SDK dikirimkan dengan kompilernya – VM Dart. Dart SDK juga menyertakan utilitas yaitu -dart2js, berfungsi sebagai transpiler. menghasilkan JavaScript yang setara dengan Dart Script.

Pada Tutorial ini, Codekey akan memberikan pemahaman tingkat dasar tentang apa itu Dart serta fungsinya sebagai Bahasa pemograman.

Artikel Terkait  Tutorial Dart 12 : Mengenal Tipe Data Runes dalam Dart

Berorientasi dengan sintaks gaya C

Dart adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek dengan sintaks gaya C yang secara opsional dapat dikompilasi ke dalam JavaScript. Ini mendukung beragam alat bantu pemrograman seperti antarmuka, kelas, koleksi,  generik, dan pengetikan opsional.

Dapat digunakan untuk membuat aplikasi 1 halaman

Dart dapat digunakan secara luas untuk membuat aplikasi satu halaman. Aplikasi satu halaman hanya berlaku untuk situs web dan aplikasi web. Aplikasi satu halaman memungkinkan navigasi antara layar yang berbeda dari situs web tanpa memuat halaman web yang berbeda di browser.

Contoh klasiknya adalah Gmail, saat Anda mengklik pesan di kotak masuk, browser tetap berada di halaman web yang sama, tetapi kode JavaScript menyembunyikan kotak masuk dan menampilkan isi pesan di layar.

Informasi terbaru, Google telah merilis versi khusus dari Chromium VM Dart. Menggunakan Dartium berarti Anda tidak perlu mengompilasi kode Anda ke JavaScript sampai Anda siap untuk menguji di browser lain.

Nah itulah pengenalan singkat dari Dart untuk Anda yang akan memulai belajar. Pembahasan kali ini adalah permulaan bagi Anda sebelum menuju ke pembahasan Dart selanjutnya. Dengan begitu Anda sudah memiliki gambaran yang jelas mengenai sesuatu yang akan Anda pelajari.

Sekian pembahasan tutorial dart kali ini, jangan lewatkan artikel berikutnya untuk belajar Dart berikutnya. Terima kasih telah mengikuti hingga akhir, sampai jumpa di artikel berikutnya. Semoga bermanfaat!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial Dart 18 : Ayo Mulai, Pelajari Cara Install Flutter

Pada seri tutorial Dart kali ini, Codekey akan menampilkan hal yang sedikit berbeda, yaitu tentang aplikasi-aplikasi yang mendukung pemrograman...

Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk Pemula

Halo pembaca setia Codekey! Belajar pemrograman saat ini menjadi keharusan bagi semua orang yang ingin berkarir sebagai programmer, hal...

Tutorial Python 9 : Cara membuat perulangan (Looping) pada Python

Pada artikel sebelumnya, Codekey telah menjelaskan tentang Operasi Kondisional Python yang di dalamnya menyinggung tentang percabangan dan perulangan. Belajar...

Tutorial Python 8 : Langkah Mudah Membuat Operasi Kondisional pada Python

Pada pembahasan sebelumnya, Codekey telah menjelaskan kepada Anda tentang pengoperasian string pada Python mulai dari menggabungkan hingga memanipulasi string...

Tutorial PHP 8 : Memahami Array Multidimensi di PHP | Kapan dan Bagaimana Menggunakannya?

Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang array PHP serta membahas sedikit tentang array multidimensi PHP. Pada artikel kali...

Tutorial Swift 2 : Tahap Awal Persiapan dan Mengatur Lingkungan Kerja pada Swift

Setelah Anda mengenal bahasa pemrograman Swift 4, langkah selanjutnya adalah Anda perlu memulai pemrograman Swift 4 dengan cara install...

Tutorial Javascript 8 : Panduan Lengkap Cara Membuat Array di Javascript

Seperti bahasa pemrograman yang berorientasi objek lainnya, dalam JavaScript juga terdapat array. Jika Anda memiliki banyak objek yang ingin...

Tutorial Python 7 : Tutorial Dasar Cara Mengoperasikan String pada Python

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Tutorial Javascript 6 : Cara Membuat Event pada Javascript

Event JavaScript adalah tindakan atau proses khusus yang terjadi dalam program atau situs web yang akan Anda kembangkan. Anda...

Tutorial PHP 9 : Belajar Menggunakan Sort Array Berdasarkan Key dan Value

Array PHP sangat berguna untuk para developer untuk menyimpan data pada variabel. Anda dapat mengelompokkannya dengan membuat kategori tertentu...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya