Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

SQL Tutorial SQL 6 : Daftar Command/Perintah yang Biasa digunakan...

Tutorial SQL 6 : Daftar Command/Perintah yang Biasa digunakan di SQL

-

Selamat datang kembali di artikel seri belajar SQL bersama Codekey! Setelah melihat aneka tipe data server, konsep utama dalam penulisan perintah SQL lengkap serta contoh perintah SQL sederhana, kali ini kami akan “membocorkan” aneka daftar perintah SQL lengkap yang biasa digunakan dalam pengelolaan database.

Aneka perintah SQL lengkap yang termuat dalam artikel ini adalah contoh perintah SQL yang mencakup semua tindakan utama dalam pengelolaan database. Tidak perlu cemas, sebab semua perintah SQL lengkap berikut ini sudah kami sertakan pula definisi dan cuplikan kode pemrogramannya. Mari langsung kita scroll untuk melihat apa saja daftar perintah SQL dan contohnya berikut ini.

Daftar Perintah SQL Lengkap dan Contoh Perintah SQL yang Harus Dikuasai

sql

Sudah tidak sabar ingin mengetahui aneka perintah SQL dan contohnya? Setidaknya ada 38 perintah SQL dan contohnya yang bisa Anda pelajari untuk level programmer pemula. Tenang, kami sudah menyediakan daftar lengkapnya pada artikel kali ini.

Namun sebelum memulai, ada catatan penting terkait perintah SQL ini yaitu tidak semua contoh perintah SQL memiliki atau menghasilkan output karena perintah SQL tersebut ditujukan untuk membuat tabel baru atau menghapusnya.

Nah, sekarang, inilah dia daftar perintah SQL lengkap dan contohnya:

CREATE DATABASE

CREATE DATABASE statement digunakan untuk membuat database baru. Akan tetapi untuk dapat menggunakannya, Anda harus sudah mengantongi izin akses sebagai admin.

Sintaks :

CREATE DATABASE nama_database

CREATE INDEX

CREATE INDEX digunakan untuk membuat index baru pada tabel. Pemakaian INDEX memungkinkan Anda untuk mendapatkan data dari database secara lebih cepat.

Sintaks :

CREATE INDEX nama_indeks
ON nama_tabel (nama_kolom)

Contoh :

CREATE INDEX idx_produk
ON Produks (NamaProduk);

AS (alias)

AS memungkinkan Anda untuk memberi nama ulang / nama alias / nama baru pada sebuah kolom atau tabel tanpa mengubah nama aslinya. Beberapa programmer sering menggunakan fitur AS ini untuk membantu mereka dalam mengenali sebuah tabel atau kolom serta mempermudah dalam penulisan query secara ringkas.

Sintaks :

SELECT nama_kolom as nama_alias FROM nama_tabel
SELECT ID as produkID, ProductName AS Produk
FROM Produks;
SELECT p.ID FROM Produks AS p WHERE p.ID = 2;

ALTER TABLE

ALTER TABLE digunakan untuk menambah atau menghapus kolom dari tabel.

Sintaks :

ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom tipe_data;
ALTER TABLE nama_tabel DROP COLUMN nama_kolom;

Contoh :

ALTER TABLE Produks
ADD TglProduksi date;
ALTER TABLE Produks
DROP COLUMN Size;

DROP INDEX

DROP INDEX dipakai untuk menghapus seluruh index data yang telah Anda pilih. Uniknya, setiap database memiliki kode DROP INDEX yang berbeda:

MS ACCESS

Sintaks :

DROP INDEX nama_indeks ON nama_tabel

Contoh :

DROP INDEX idx_produk ON Produks

SQL SERVER

Sintaks :

DROP INDEX nama_tabel.nama_indeks

Contoh :

DROP INDEX Products.idx_product

MySQL

Sintaks :

ALTER TABLE nama_tabel DROP INDEX nama_indeks

Contoh :

ALTER TABLE Produks DROP INDEX idx_produk

DB2 / ORACLE

Sintaks :

DROP INDEX nama_indeks

Contoh :

DROP INDEX idx_produk

Artikel Terkait  Tutorial SQL 10 : Mengetahui Fungsi dan Cara Implementasi Date dalam SQL

AND|OR

AND|OR dipakai untuk mengombinasikan dua atau lebih kondisi untuk 1 query tunggal. Semua pengaturan kondisi dan parameter harus tepat dan akurat saat Anda menjalankan fungsi ini supaya bisa mendapatkan output.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi AND kondisi;

Contoh :

SELECT * FROM Produks
WHERE Kategori='Kursi' AND Ukuran='Small';

Sementara fungsi OR juga dapat digunakan dengan cara yang serupa dengan AND, tetapi output hasilnya hanya akan berupa salah satu dari kondisi statement. Sedangkan AND menampilkan semua output dari kondisi statement yang diinput.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi OR kondisi;

Contoh :

SELECT * FROM Produks
WHERE Kategori='Kamera' OR Kategori='Kursi';

SAVEPOINT

SAVEPOINT adalah perintah untuk mengembalikan (undo) tugas ke titik progres tertentu tanpa mengubah progres atau pekerjaan pengolahan data yang lain.

Sintaks :

SAVEPOINT SAVEPOINT_NAME;

Contoh :

SAVEPOINT bliss_buku;

TRUNCATE TABLE

TRUNCATE TABLE digunakan untuk menghapus data entri dari tabel tanpa menghilangkan tabel, parameter kolom dan tipe data database.

Sintaks :

TRUNCATE TABLE tbl_name

Contoh :

TRUNCATE TABLE Bukus

CREATE TABLE

CREATE TABLE dipakai untuk membuat tabel baru dalam database.

Sintaks :

CREATE TABLE nama_tabel (
    nama_kolom1 tipe_data(panjang data),
    nama

Contoh :

CREATE TABLE Produks (
    ProdukID int,
    NamaProduk varchar(255),
    Kategori varchar(255),
    Ukuran varchar(255) 
);

DROP TABLE

DROP TABLE digunakan untuk menghapus seluruh tabel data, lengkap dengan tipe data dan parameter yang telah ditentukan sebelumnya. Jika Anda ingin menghapus isi tabel saja, gunakan TRUNCATE TABLE.

Sintaks :

DROP TABLE tbl_name;

Contoh :

DROP TABLE Bukus;

Contoh :

DROP TABLE Bukus;

INNER JOIN

INNER JOIN mengombinasikan dua baris dari tabel berbeda.

Sintaks :

SELECT nama_tabel1.nama_kolom, nama_tabel2.nama_kolom
FROM nama_tabel1
INNER JOIN nama_tabel2 ON nama_tabel1.ID1 = nama_tabel2.ID2;

Contoh :

SELECT Orders.ID, Developers.Name
FROM Orders
INNER JOIN Developers ON Orders.ID = Developers.ID;

UNION ALL

UNION ALL digunakan untuk mengombinasikan dua atau lebih set hasil serta menjaga semua entri data duplikat dengan baik.

Sintaks :

SELECT nama_kolom FROM nama_tabel1
UNION ALL
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel2
ORDER BY nama_kolom;

Contoh :

SELECT Provinsi FROM Siswas
UNION ALL
SELECT Provinsi FROM Gurus
ORDER BY Provinsi;

UPDATE

Statement UPDATE digunakan dengan WHERE untuk mengupdate data di tabel.

Sintaks :

UPDATE nama_tabel
SET nama_kolom1 = 'nilai_pengganti', nama_kolom2= 'nilai_pengganti'
WHERE kondisi;

Contoh :

UPDATE Produks
SET Kategori = 'Tas', Ukuran= 'Medium'
WHERE ProdukID = 2;

SELECT TOP

SELECT TOP bisa untuk menspesifikasi angka maksimal atau persentase data entri dalam set hasil pengolahan data.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel
LIMIT nilai_limit;
SELECT TOP nilai_top PERCENT * FROM nama_tabel;

Contoh :

SELECT * FROM Produksi
LIMIT 5;
SELECT TOP 70 PERCENT * FROM Produks;

SELECT INTO

SELECT INTO dipakai untuk memilih data-data spesifik dari tabel dan menyalinnya ke tabel lain dalam database.

Sintaks :

SELECT * INTO nama_tabel_baru
FROM nama_tabel_lama;
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 INTO nama_tabel_baru
FROM nama_tabel_lama;

Contoh :

SELECT * INTO ProduksBackup2020
FROM Produks;
SELECT ProdukID, NamaProduk, Kategori, Ukuran INTO ProduksBackup2020
FROM Produks;

DROP DATABASE

DROP DATABASE adalah salah satu perintah SQL yang “riskan” atau beresiko tinggi terhadap pengelolaan database, sehingga Anda wajib untuk menggunakannya dengan sangat berhati-hati. DROP DATABASE bisa digunakan untuk menghapus seluruh isi database, termasuk data dan parameternya.

Sintaks :

DROP DATABASE db_name;

Contoh:

DROP DATABASE belajar;

BETWEEN

BETWEEN digunakan untuk memfilter hasil pengelolaan database dan mengembalikan (return) hasil yang paling sesuai dengan range (rentang) spesifik data. Anda bisa menggunakan kode BETWEEN untuk mengelola data berupa angka, tanggal atau teks.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel
WHERE kondisi BETWEEN 1 AND 5;

Contoh:

SELECT * FROM Produks
WHERE ProdukID BETWEEN 5 AND 25;

CREATE VIEW

CREATE VIEW dipakai untuk membuat versi yang lebih ringkas dari berbagai tabel dalam database. Biasanya, kode perintah ini dipakai untuk melihat semua hasil output pengelolaan data pada query tertentu. Sebuah VIEW bisa memuat aneka kolom dan baris data.

Sintaks :

CREATE VIEW [Present List nama_tabel] AS
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2
FROM nama_tabel
WHERE kondisi;

Contoh:

CREATE VIEW [Present List Produks] AS
SELECT ProdukID, NamaProduk
FROM Produks
WHERE Discontinued = No;

Artikel Terkait  Tutorial SQL 20 : Mari Pelajari Cara Menggunakan Fungsi GROUP by SQL

FULL JOIN

FULL JOIN mengembalikan semua rekaman data yang sesuai antara tabel di sisi kiri dan kanan.

Sintaks :

SELECT nama_tabel1.nama_kolom, nama_tabel2.nama_kolom
FROM nama_tabel1
FULL OUTER JOIN nama_tabel3 ON nama_tabel1.ID=nama_tabel2.ID
ORDER BY nama_tabel1.nama_kolom;

Contoh:

SELECT Siswas.NamaSiswa, Pelajarans.ID
FROM Siswas
FULL OUTER JOIN Gurus ON Siswas.ID=Pelajarans.siswa_id
ORDER BY Siswas.NamaSiswa;


EXISTS

EXISTS memungkinkan Anda untuk mengecek kembali ketersediaan sebuah data dengan menulis sebuah subquery saja. Jika data ditemukan, maka hasilnya akan ditampilkan dalam statement yang sedang dijalankan. Anda bisa mengombinasikan fitur ini dengan fitur SQL lain seperti INSERT, SELECT, DELETE dan UPDATE.

Sintaks :

SELECT nama_kolom1, nama_kolom2
FROM nama_tabel
WHERE EXISTS (SELECT nama_kolom FROM nama_tabel WHERE kondisi AND kondisi);

Contoh:

SELECT ProdukID, NamaProduk
FROM Produks
WHERE EXISTS (SELECT Produk_id FROM Orders WHERE Orders.Produk_id = ProdukID AND Produks.Kategori = "Kursi");

SELECT *

SELECT dengan tanda bintang / asterisk * digunakan untuk memilih semua data dalam tabel tertentu.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel;

Contoh:

SELECT * FROM Produks;

UNION

Anda bisa mengombinasikan set hasil secara multiple (ganda) menggunakan UNION dengan dua atau lebih statement SELECT.

Sintaks :

SELECT nama_kolom FROM nama_tabel 
UNION
SELECT nama_kolom FROM nama_tabel
ORDER BY nama_kolom;

Contoh:

SELECT NamaProduk FROM Produks
UNION
SELECT NamaProduk FROM Produks
ORDER BY NamaProduk;

SELECT DISTINCT

SELECT DISTINCT mengembalikan data yang berbeda dan tidak mengikutsertakan entri duplikat database.

Sintaks :

SELECT DISTINCT nama_kolom FROM nama_tabel;

Contoh:

SELECT DISTINCT Kategori FROM Produks;

ROLLBACK

ROLLBACK adalah perintah SQL untuk membatalkan (undo) pekerjaan yang belum disimpan ke database.

Sintaks :

DELETE FROM nama_tabel 
WHERE kondisi
ROLLBACK;

Contoh:

DELETE FROM Produks
WHERE ProduksID = 9;
ROLLBACK;

GROUP BY

Kombinasikan GROUP BY dengan perintah SELECT untuk mengatur data-data identik (semisal baris data dengan nilai sama) ke dalam grup yang sama.

Sintaks :

SELECT COUNT(nama_kolom1), nama_kolom2
FROM nama_tabel
GROUP BY nama_kolom;

Contoh:

SELECT COUNT(ProdukID), Kategori
FROM Produks
GROUP BY Kategori;

SELECT

SELECT adalah satu statement utama dari SQL yang digunakan untuk memilih data dari database. Anda juga bisa mengembalikan tabel database hasil (output) dengan result-set.

Sintaks :

SELECT nama_kolom1, nama_kolom2
FROM nama_tabel;

Contoh:

SELECT ProdukID, Kategori
FROM Produks;

RIGHT JOIN

RIGHT JOIN menerima data dari tabel di sebelah kanan dan mencocokkannya dengan entri di tabel sebelah kiri. Ada database yang menamakan fungsi ini dengan “RIGHT OUTER JOIN”.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel1
RIGHT JOIN nama_tabel2 ON nama_tabel1.ID = nama_tabel2.ID;

Contoh:

SELECT Produks.ProdukID, Orders.OrderID
FROM Produks
RIGHT JOIN Orders ON Produks.ProdukID = Orders.Produk_id;

LEFT JOIN

LEFT JOIN menerima data dari tabel sebelah kiri dan mencocokkannya dengan tabel di sebelah kanan dalam database. Sama seperti RIGHT JOIN, beberapa database menamai fungsi ini dengan LEFT OUTER JOIN.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel1
LEFT JOIN nama_tabel2 ON nama_tabel1.ID = nama_tabel2.ID;

Contoh:

SELECT Siswas.NamaSiswa, Pelajarans.MataPelajaran FROM Siswas
LEFT JOIN Pelajarans ON Siswas.SiswaID = Pelajarans.Siswa_id;

LIKE

Gabungkan fungsi LIKE dan WHERE untuk menemukan pola data yang spesifik di kolom database.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi LIKE '%value%';

Contoh:

SELECT * FROM Produks WHERE Kategori LIKE '%Kursi%';

INSERT INTO

INSERT INTO digunakan untuk memasukkan bariss data baru ke tabel.

Sintaks :

INSERT INTO nama_tabel (nama_kolom1, nama_kolom2, nama_kolom3)
VALUES ('value1_kolom1', 'value2_kolom2', 'value3_kolom3');

Contoh:

INSERT INTO Produks (NamaProduk, Kategori, Ukuran)
VALUES ('K-12 Mechanical', 'Keyboard', 'Medium');

GRANT

GRANT adalah perintah yang memungkinkan user lain untuk mengakses database (akses permisi).

Sintaks :

GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE ON nama_tabel TO value;

Contoh:

GRANT SELECT, UPDATE ON Users TO admin5;

REVOKE

REVOKE adalah perintah untuk mencabut akses izin pengelolaan database dari seorang user.

Sintaks :

REVOKE SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE ON nama_tabel FROM value;

Contoh:

REVOKE SELECT, UPDATE ON Users FROM admin5;

ORDER BY

ORDER BY berfungsi untuk mengatur set perintah (order) hasil mengikuti aturan standar yakni meningkat dari yang terendah.

Sintaks :

REVOKE SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE ON nama_tabel FROM value;

Contoh:

REVOKE SELECT, UPDATE ON Users FROM admin5;

IN

Kode operasi IN bekerja dengan melibatkan nilai multiple dari WHERE.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel
WHERE kondisi IN value_kondisi;

Contoh:

SELECT * FROM Produks
WHERE Kategori IN ('Kursi', 'Keyboard', 'Sepatu');

HAVING

HAVING digunakan untuk melakukan filter hasil pengelolaan data dalam baris yang telah ditentukan sebelumnya. Fungsi dari HAVING tidak jauh berbeda dengan WHERE. Bedanya, HAVING digunakan untuk mengeksekusi fungsi agregat dari data.

Sintaks :

SELECT COUNT(nama_kolom1), nama_kolom2
FROM nama_tabel
GROUP BY nama_kolom
HAVING COUNT(kondisi) > 1;

Contoh:

SELECT COUNT(ProdukID), NamaProduk
FROM Produks
GROUP BY NamaProduk
HAVING COUNT(ProdukID) > 5;

DELETE

Statement DELETE FROM atau DELETE, sesuai namanya, digunakan untuk menghapus baris tertentu dari tabel.

Sintaks :

DELETE FROM nama_tabel
WHERE kondisi='value_kondisi';
DELETE * FROM nama_tabel;

Contoh:

DELETE FROM Produks
WHERE NamaProduk='K-12 Mechanical';
DELETE * FROM Produks;

COMMIT

COMMIT adalah perintah untuk menyimpan semua proses kerja dan hasilnya ke database.

Sintaks :

DELETE FROM nama_tabel 
WHERE kondisi = 'value_kondisi'; 
COMMIT;

Contoh:

DELETE FROM Produks 
WHERE ProdukID = 5; 
COMMIT;

WHERE

Perintah SQL lengkap terakhir adalah “WHERE”. WHERE menentukan kueri yang digunakan untuk memfilter hasil (output) yang memenuhi kondisi sesuai ketentuan. WHERE tidak bekerja dengan fungsi agregat. Jika Anda ingin memakai fungsi agregat, lebih baik gunakan fungsi HAVING daripada WHERE.

Sintaks :

SELECT * FROM nama_tabel
WHERE kondisi='value_kondisi';

Contoh:

SELECT * FROM Produks
WHERE Kategori='Kursi';

Demikianlah kita sudah melihat berbagai perintah SQL dan contohnya dalam pengelolaan database server. Semoga artikel kali ini mampu menambah wawasan Anda, ya! Sampai jumpa lagi di artikel menarik belajar coding atau pemrograman lainnya dari Codekey, sayonara!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial Dart 18 : Ayo Mulai, Pelajari Cara Install Flutter

Pada seri tutorial Dart kali ini, Codekey akan menampilkan hal yang sedikit berbeda, yaitu tentang aplikasi-aplikasi yang mendukung pemrograman...

Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk Pemula

Halo pembaca setia Codekey! Belajar pemrograman saat ini menjadi keharusan bagi semua orang yang ingin berkarir sebagai programmer, hal...

Tutorial Python 9 : Cara membuat perulangan (Looping) pada Python

Pada artikel sebelumnya, Codekey telah menjelaskan tentang Operasi Kondisional Python yang di dalamnya menyinggung tentang percabangan dan perulangan. Belajar...

Tutorial Python 8 : Langkah Mudah Membuat Operasi Kondisional pada Python

Pada pembahasan sebelumnya, Codekey telah menjelaskan kepada Anda tentang pengoperasian string pada Python mulai dari menggabungkan hingga memanipulasi string...

Tutorial PHP 8 : Memahami Array Multidimensi di PHP | Kapan dan Bagaimana Menggunakannya?

Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang array PHP serta membahas sedikit tentang array multidimensi PHP. Pada artikel kali...

Tutorial Swift 2 : Tahap Awal Persiapan dan Mengatur Lingkungan Kerja pada Swift

Setelah Anda mengenal bahasa pemrograman Swift 4, langkah selanjutnya adalah Anda perlu memulai pemrograman Swift 4 dengan cara install...

Tutorial Javascript 8 : Panduan Lengkap Cara Membuat Array di Javascript

Seperti bahasa pemrograman yang berorientasi objek lainnya, dalam JavaScript juga terdapat array. Jika Anda memiliki banyak objek yang ingin...

Tutorial Python 7 : Tutorial Dasar Cara Mengoperasikan String pada Python

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Tutorial Javascript 6 : Cara Membuat Event pada Javascript

Event JavaScript adalah tindakan atau proses khusus yang terjadi dalam program atau situs web yang akan Anda kembangkan. Anda...

Tutorial PHP 9 : Belajar Menggunakan Sort Array Berdasarkan Key dan Value

Array PHP sangat berguna untuk para developer untuk menyimpan data pada variabel. Anda dapat mengelompokkannya dengan membuat kategori tertentu...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya