Media Belajar Bahasa Pemrograman | by APPKEY

Python Tutorial Python 5 : Pengenalan Operasi Dasar pada Python

Tutorial Python 5 : Pengenalan Operasi Dasar pada Python

-

Bagi Anda yang ingin belajar Python serta ingin menjadi programmer Python professional, sangat penting untuk memahami operasi dasar pada Python. Dalam operasi dasar Python ini banyak melibatkan operator Python. Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang operasi dasar dan operator Python.

Definisi Operator Python

Operator pada Python dapat didefinisikan sebagai simbol yang mana ia bertanggungjawab untuk operasi di antara dua operan. Operator adalah pilar program yang logika dibangun dalam bahasa pemrograman tertentu. Python menyediakan berbagai operator, yang dijelaskan sebagai berikut.

  1. Arithmetic operator
  2. Comparison operator
  3. Assignment Operator
  4. Logical Operator
  5. Bitwise Operator
  6. Membership Operator
  7. Identity Operator

Di antara berbagai operator yang disediakan oleh Python, yang paling umum digunakan adalah, arithmetic operator atau operator aritmatika. Untuk itu kami akan menjelaskan tentang operator aritmatika.

Artikel Terkait  Tutorial Python 4 : Cara Mudah Membuat List Menggunakan Python

Arithmetic Operator

python-5

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi aritmatika antara dua operan. Ini termasuk operator + (penambahan), – (pengurangan), * (perkalian), / (bagi),% (reminder), // (pembagian lantai), dan eksponen (**).

Sama seperti bahasa pemrograman lainnya, operator penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dapat digunakan dengan angka. Contoh penggunaan operator aritmatika dalam kode :

nilai = 5 + 10 * 3 / 5.0
print(nilai)

Operator lain yang tersedia adalah operator modulo (%), yang mengembalikan sisa bilangan bulat dari divisi tersebut. dividen% pembagi = sisa.

nilai = 15 % 7
print(nilai)

Menggunakan dua simbol perkalian membuat hubungan kekuatan.

n1 = 5 ** 5
n2 = 10 ** 2
print(n1)
print(n2)

Penjelasan tentang operator:

  1. + (addition) : operator ini digunakan untuk menambahkan dua operan. Sebagai contoh: if x = 5, y = 7 => x + y = 12.
  2. – (subtraction) : operator ini digunakan untuk mengurangi operan kedua dari operan pertama. Dari operan pertama lebih kecil dari operan kedua, nilai hasilnya negatif. Misalnya, jika x = 5, y = 7 => y – x = 2
  3. / (divide) : Operator ini mengembalikan hasil bagi setelah membagi operan pertama dengan operan kedua. Misalnya, jika x = 15, y = 3 => x/ y = 5.0
  4. * (multiplication) : Operator ini digunakan untuk mengalikan satu operan dengan yang lain. Misalnya, jika x = 5, y = 3 => x * y = 15
  5. % (reminder) : Operator ini mengembalikan pengingat setelah membagi operan pertama dengan operan kedua. Misalnya, jika x = 5, y = 2 => x% y = 1
  6. ** (exponent) : Operator ini adalah operator eksponen yang direpresentasikan karena menghitung daya operan pertama ke operan kedua. Misalnya, jika x = 5, y = 3 => x**y = 125
  7. // (floor division) : Operator ini memberikan nilai lantai hasil bagi yang dihasilkan dengan membagi dua operan. Misalnya, jika x = 15, y = 5 => x//y = 3

Artikel Terkait  Tutorial Python 10 : Bagaimana Cara Menggunakan Fungsi pada Python? Yuk Simak

Menggunakan Operator dengan Strings

Python mendukung string penggabungan menggunakan operator penambahan:

pesan = "Selamat" + " " + "Belajar!"
print(pesan)

Python juga mendukung perkalian string untuk membentuk string dengan urutan berulang:

pesan_ulang = "python" * 5
print(pesan_ulang)

Menggunakan Operator dengan List

Daftar dapat digabungkan dengan operator tambahan:

angka1 = [5,15,20,25]
angka2 = [4,8,12,16]
hasil = angka1 + angka2
print(hasil)

Sama seperti dalam string, Python mendukung pembentukan daftar baru dengan urutan berulang menggunakan operator perkalian:

print([5,10] * 5)

Demikianlah penjelasan tentang operator Python. Selanjutnya, Anda dapat latihan sendiri menggunakan operator dengan mengikuti contoh berikut ini.

n = object()
m = object()

# Latihan: ganti kodingan berikut
list_n = [n]
list_m = [m]
hasil = []
print("list_n berisikan %d objects" % len(list_n))
print("list_m berisikan %d objects" % len(list_m))
print("hasil berisikan %d objects" % len(hasil))
# testing code
if list_n.count(n) == 20 and list_m.count(m) == 20:
    print("Sedikit lagi!")
if hasil.count(n) == 20 and hasil.count(m) == 20:
    print("Selamat! anda berhasil")

Tujuan dari latihan ini adalah membuat dua list bernama list_n dan list_m, yang mana berisi 20 instance dari variable n dan m secara respektif. Anda juga diminta membuat sebuah list bernama hasil yang berisi variabel n dan m, masing-masing 20 kali dengan menggabungkan dua daftar yang telah Anda buat. Selamat mencoba.


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Tutorial

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang bahasa pemrograman langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Tutorial Dart 18 : Ayo Mulai, Pelajari Cara Install Flutter

Pada seri tutorial Dart kali ini, Codekey akan menampilkan hal yang sedikit berbeda, yaitu tentang aplikasi-aplikasi yang mendukung pemrograman...

Tutorial Dart 1 : Pengenalan Bahasa Pemrogaman Dart untuk Pemula

Halo pembaca setia Codekey! Belajar pemrograman saat ini menjadi keharusan bagi semua orang yang ingin berkarir sebagai programmer, hal...

Tutorial Python 9 : Cara membuat perulangan (Looping) pada Python

Pada artikel sebelumnya, Codekey telah menjelaskan tentang Operasi Kondisional Python yang di dalamnya menyinggung tentang percabangan dan perulangan. Belajar...

Tutorial Python 8 : Langkah Mudah Membuat Operasi Kondisional pada Python

Pada pembahasan sebelumnya, Codekey telah menjelaskan kepada Anda tentang pengoperasian string pada Python mulai dari menggabungkan hingga memanipulasi string...

Tutorial PHP 8 : Memahami Array Multidimensi di PHP | Kapan dan Bagaimana Menggunakannya?

Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang array PHP serta membahas sedikit tentang array multidimensi PHP. Pada artikel kali...

Tutorial Swift 2 : Tahap Awal Persiapan dan Mengatur Lingkungan Kerja pada Swift

Setelah Anda mengenal bahasa pemrograman Swift 4, langkah selanjutnya adalah Anda perlu memulai pemrograman Swift 4 dengan cara install...

Tutorial Javascript 8 : Panduan Lengkap Cara Membuat Array di Javascript

Seperti bahasa pemrograman yang berorientasi objek lainnya, dalam JavaScript juga terdapat array. Jika Anda memiliki banyak objek yang ingin...

Tutorial Python 7 : Tutorial Dasar Cara Mengoperasikan String pada Python

Anda ingin belajar Python dan ingin menjadi ahli dalam bahasa pemrograman Python? Mari belajar bersama Codekey! Pada pembahasan kali...

Tutorial Javascript 6 : Cara Membuat Event pada Javascript

Event JavaScript adalah tindakan atau proses khusus yang terjadi dalam program atau situs web yang akan Anda kembangkan. Anda...

Tutorial PHP 9 : Belajar Menggunakan Sort Array Berdasarkan Key dan Value

Array PHP sangat berguna untuk para developer untuk menyimpan data pada variabel. Anda dapat mengelompokkannya dengan membuat kategori tertentu...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya